Thursday, July 5, 2012

Logam dan Non-Logam


A.      LOGAM
Dalam kimia, sebuah logam (bahasa Yunani: Metallon) adalah sebuah unsur kimia yang siap membentuk ion (kation). Logam adalah salah satu dari tiga kelompok unsur yang dibedakan oleh sifat ionisasi dan ikatan, bersama dengan metaloid dan nonlogam.

Pengelompokan dikemukakan oleh Lavoisier, namun masih sangat sederhana, sebab antara unsur-unsur logam sendiri masih terdapat banyak perbedaan.

Dalam tabel periodik, garis diagonal yang membedakan unsur logam dari nonlogam. Unsur dalam garis ini adalah metaloid, kadangkala disebut semi-logam. Unsur-unsur yang termasuk metaloid adalah Boron (B), Silikon (Si), Germanium (Ge), Arsen (As), Antimon (Sb), Telurium (Te), Polonium (Po).

Logam sendiri terbagi menjadi beberapa kelompok, yaitu:

1.    Alkali : Lithium (Li), Natrium (Na), Potassium (K), Rubidium (Rb), Cesium (Cs), Francium (Fr).

2.    Logam Alkali Tanah : Beryllium (Be), Magnesium (Mg), Calcium (Ca), Strontium (Sr), Barium (Ba), Radium (Ra).

3.    Logam Transisi :  Lantanida dan Aktinida.

Wednesday, July 4, 2012

Download Aplikasi Nitro PDF Profesional 6.2.3.6 Full Version



Kali ini saya akan berbagi aplikasi untuk mengubah berbagai jenis file dalam bentuk PDF maupun sebaliknya, dengan aplikasi Nitro PDF Profesional versi 6.2.3.6.

Nitro PDF Professional 6.2.3.6 adalah salah satu software yang bekerja pada file yang ber format PDF. Dengan Nitro PDF Professional kita bisa membuat, mengedit, mengkonversi (convert) file-file PDF ke format lainnya seperti Word, Rich Text, Excel, Power Point, Image, dll. dan begitupun sebaliknya. Dengan Nitro PDF Professional, kita bisa membuat file PDF dari berbagai banyak file yang berbeda, seperti Microsoft Office, hasil penangkapan layar, serta dari scanner.

Sunday, July 1, 2012

Pengertian Bahasa Jawa


Penutur bahasa daerah Jawa, merupakan penutur terbesar di seluruh Indonesia.Pernyataan ini berdasarkan pengamtan Pusa Pembinaan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1986, ada 12 bahasa daerah yang berpenutur minimal satu juta.Penutur bahasa Jawa menduduki peringkat pertama dengan jumlah penutur 80 juta.Angka tersebut merupakan 50% dari penutur bahasa yang ada di Indonesia.
            Prawiradisastra (1973: 11) memberikan pengertian bahasa Jawa sebaagi berikut:

Variasi Bahasa

Variasi bahasa di dalam kehidupan masyarakat yang mempunyai tingkat sosial maka akan semakin banyak perbedaan pemakaian bahasanya, semakin kompleks susunan kemasyarakatannya, serta semakin banyak variasi bahasanya. Adanya berbagai macam variasi masyarakat seperti jenis kelamin, umur, status, dan kelas mengakibatkan berbagai macam variasi bahasa.Manusia dalam masyarakat mempunyai sifat elastis karena manusia bermasyarakat sehingga menempati tempat dan menemui suasana yang sangat bervariasi.Disamping sebab-sebab tersebut, variasi bahasa juga diakibatkan oleh manusia itu sendiri secara alamiah yang mempunyai daya kreatif.
Menurut Wardaugh (1986: 22) variasi bahasa adalah seperangkat pola tuturan manusia, yaitu bunyi, kata, dan ciri-ciri gramatikal yang secara unik dapat dihubungkan dengan faktor  eksternal seperti daerah geografis dan faktor sosial. Faktor sosial dapat dipengaruhi oleh situasi berbahasa, pemakai bahasa, keperluan penutur , kelas sosial penuturnya, dan lain sebagainya.
Nababan (1984 : 3) berpendapat bahwa bahasa terdiri dari dua aspek pokok yaitu aspek bentuk dan aspek makna. Aspek bentuk meliputi bunyi, tulisan, dan strukturnya.Sedangkan aspek makna meliputi leksikal, fungsional, dan struktural.Bahasa jika dilihat pada pemakaiannya dalam masyarakat bahasa, baik dari segi bentuk maupun makna menunjukkan perbedaan-perbedaan.Perbedaan itu bisa besar atau kecil tergantung dari latar belakang keilmuan atau kemampuan orang dalam pengungkapannya.

SOSIOLINGUISTIK


Istilah sosiolinguistik terdiri dari dua unsur yaitu sosio- dan linguistik.Sosio- adalah masyarakat, linguistik adalah kajian bahasa.Sehingga sosiolinguistik diartikan sebagai kajian tentang bahasa yang dikaitkan dengan kondisi kemasyarakatan.Sosiolinguistik dapat pula diartikan sebagai studi atau pembahasan dari bahasa sehubungan dengan penutur bahasa itu sebagai anggota masyarakat.
Mukidi (1992: 4) menyatakan bahwa sosiolinguistik adalah (1) studi tentang bahasa sehubungan dengan penutur bahasa itu sbagai anggota masyarakat, (2) cabang linguistik yang mempelajari hubungan dan saling pengaruh antara pelaku bahasa dengan perilaku sosial.Menurut Al-Wasilah (1989) sosiolinguistik merupakan perpaduan antara sosiologi dan linguistik.Sosiologi menurut Soekanto (lewat Al-Wasilah) merupakan suatu ilmu pengetahuan kemasyarakatan, sedangkan linguistik adalah ilmu pengetahuan yang mempunyai objek formal lisan dan tulis. Di samping itu, bahasa adalah alat untuk berkomunikasi dalam proses sosial.